Minggu, 20 November 2011

"RESENSI BUKU TES BAHASA" SITI LUTFIAH (2115091876) 



Test Bahasa untuk Guru bahasa



Tes bahasa adalah salah satu alat yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap sesuatu yang bersifat abstrak, tidak kasat mata, tidak kongkrit, seperti kemampuan berpikir, kemampuan mengingat, serta kemampuan berbicara atau kemampuan menulis kemampuan-kemampuan bahasa yang lain (Soenardi Djiwono 2008: 15)
Oleh Siti Lutfiah

Tes bahasa adalah sesuatu yang sangat penting bagi para guru bahasa, ini menjadi acuan bagi Soenardi Djiwondono untuk mengupas masalah tes bahasa secara lebih mendalam dan lebih khusus.


Soenardi Djiwono menulis buku ini dipicu oleh kesadaran bahwa hingga dewasa ini belum cukup tersedia pegangan tentang tes bahasa, yang merupakan bagian penting dari  pembelajaran bahasa yang merupakan bagian dari kurikulum pembelajaran bahasa, termasuk pembelajaran bahasa asing, yang kebutuhan dan penyelenggaraan pembelajaran dewasa ini masih luas dan beragam Penulis juga berharap pengetahuan mengenai tes bahasa secara mendalam dapat membantu tugas para pengajar, khususnya pengajar.  

Menyelenggarakan dan memproses hasil tes yang diselenggarakan sebagai bagian tak terpisahkan dari tugas guru. Dalam tugas penyelenggaraan pembelajaran, seorang guru profesional pada umumnya tentu saja diharapkan pertama-tama memiliki penguasaan dan kemahiran dalam bidang kajian yang diajarkannya, serta keterampilan dalam mempersiapkan, meramu dan menyelenggarakan pembelajaran yang bermutu. Semua itu amat perlu dilengkapi dengan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan untuk dapat memberikan penilaian secara adil, akurat, dan bertanggung jawab terhadap tingkat pencapaian para pembelajar di bawah tanggung jawabnya, di samping manfaat-manfaat lain yang dapat diperoleh dari penggunaan tes yang telah dikembangkan, diselenggarakan, dan dikaji hasilnya secara profesional.

Maka untuk tercapainya tujuan dan harapan-harapan tersebut dipaparkan dalam buku ini pada bab 1 dan 2 yang berisi mengenai landasan dan latar belakang penyelenggaraan tes bahasa dan berbagai pendekatan tes bahasa, yang menyajikan beberapa cara memandang dan memahami bahasa yang berbeda-beda, sesuai dengan perkembangan ilmu bahasa yang menjadi dasar dan latar belakang masing-masing pendekatan dalam penyelenggaraan pembelajaran bahasa, dan tes bahasa yang digunakan. Dalam bab 1  juga dijelaskan mengenai evaluasi dari suatu tes bahasa yang terkait dengan berbagai tujuan dan hasil pembelajaran yang ingin dicapai. Pada bab 3 dibahas secara rinci mengenai jenis tes secara umum sebagaimana dikenal dan digunakan dalam wacana tentang tes pada umumnya serta pada bab 4 dibahas lebih khusus mengenai jenis-jenis tes bahasa sedangkan ciri-ciri tes yang baik dibahas pada bab5 dengan beberapa poin mengenai hakekatnya, jenis dan cara verifikasinya yang dapat diterapkan pada tes berbagai bidang kajian, termasuk tes bahasa. Bab 6 membahas mengenai penyusunan tes bahasa yakni berkaitan dengan penskoran. Pada bab 7 dibahas mengenai analisis hasil tes yang berupa nilai dan pada bab terkhir yaitu bab 8, dibahas mengenai Interpretasi hasil tes.

Konten Isi

Kupasan tentang berbagai masalah yang ada kaitannya dengan tes bahasa disajikan secara lebih mendalam oleh Soernadi Djiwondono. Selain itu, buku ini dilengkapi dengan berbagai contoh-contoh dan ulasan yang lebih lengkap termasuk rumus-rumus penghitungan yang sering digunakan untuk mengungkap berbagai aspek dan ciri tes.



Pada konten inilah kiranya bisa dibandingkan antara buku tes bahasa, Soenardi Djiwondono dengan buku pengayaan pengetahuan IPS dan humaniora non fiksi sejenis lainnya seperti buku evaluasi pembelajaran karangan Asep Jihad dan Abdul haris, yang terletak berbeda pada konten isi, yakni kekhususan dan kerincian mengenai tes bahasa. Kekhususan buku tes bahasa ini, menjadi alternatif bagi para pengajar maupun calon pengajar bahasa untuk mengelengkapi pengetahuan dalam bidang tes bahasa.

Buku TES BAHASA: pegangan bagi pengajar bahasa ini merupakan pengembangan dari buku tes bahasa dalam pengajaran oleh penulis yang sama yang diterbitkan oleh penerbit ITB Bandung pada tahun 1996.  Terdapat banyak keunggulan dari buku tes bahasa hasil revisi ini dengan buku tes bahasa sebelumnya, karena buku tes bahasa hasil revisi ini, memiliki cakupan yang lebih luas tentang tes pada umumnya dan tes bahasa khusunya, sehingga selain dapat digunakan oleh para pengajar bahasa, buku ini juga dapat digunakan oleh pengajar dari bidang ilmu lain. Buku tes bahasa ini pun memiliki kekurangan, yakni dari segi teknik penulisan seperti pada kepaduan kalimat dan paragraf yang masih kurang koheren. Tapi secara keseluruhan buku ini sangat baik dimiliki oleh semua pengajar terutama pengajar bahasa.

MIND MAP




               

                      


Memahami Tes Bahasa
Oleh Cahyo Baskoro

Judul                : Tes Bahasa: Pegangan Bagi Pengajar Bahasa
Penulis             : Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono
Penerbit           : PT Indeks
Cetakan           : I, 2008
Tebal               : xiv + 260 Halaman
ISBN                : 979-683-881-8


            Pada setiap pembelajaran, tentunya ada tujuan yang ingin dicapai melalui sebuah proses pembelajaran, dan salah satu dari pembelajaran itu adalah pembelajaran bahasa.  Dalam mencapai sebuah tujuan pastinya harus ada standar-standar yang harus dilalui terlebih dahulu, dan untuk memperoleh data yang pasti mengenai pencapaian sebuah pembelajaran tentunya diadakan sebuah tes sebagai sebuah evaluasi sampai sejauh mana tujuan itu dicapai dalam kurun waktu tertentu.
            Secara umum, evaluasi adalah serangkaian upaya untuk memperoleh suatu informasi proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengambil keputusan. Dalam proses pembelajaran, evaluasi merupakan suatu kegiatan untuk melakukan penilaian terhadap seluruh penyelenggaraan pembelajaran. Penilaian biasanya memakai cara yang umum seperti observasi, wawancara, pengisian kuisioner dan tes.
            Sama seperti pembelajaran yang lain, terdapat tes bahasa dalam pembelajaran bahasa yang dimaksudkan sebagai prosedur yang digunakan untuk melakukan penilaian dan evaluasi terhadap kemampuan bahasa dengan melakukan pengukuran terhadap tingkat kemampuan bahasa seseorang. Maksud dari pengukuran ini tentunya untuk mengetahui tingkat kemampuan dalam penggunaan bahasa seseorang. Tetapi dalam pengukuran ini ada berbagai macam pendapat yang berkaitan tentang tes bahasa tersebut.
            Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono mengulas hal yang berkaitan dengan tes bahasa dengan sangat baik dan menarik. Tujuan beliau dalam menulis buku Tes Bahasa ini adalah timbulnya kesadaran bahwa hingga dewasa ini belum banyak tersedia buku pegangan tentang tes bahasa yang menjadi suatu bagian penting dari pembelajaran bahasa.
            Dengan dasar tujuan tersebut, buku ini mampu memberikan sumber yang baru dalam hal tes bahasa. Penulis juga menggambarkan dengan baik tentang landasan dan latar belakang dalam penyelenggaraan tes bahasa. Pada bab (1) Evaluasi Kemampuan Bahasa, yang mengetengahkan fungsi tes bahasa dalam penyelenggaraan pembelajaran bahasa pada umumnya. Dilanjutkan dengan bab (2) Pendekatan Tes Bahasa, yang menyajikan beberapa cara memandang dan memahami bahasa yang berbeda-beda, sesuai dengan perkembangan ilmu bahasa yang menjadi dasar dan latar belakang masing-masing pendekatan dalam penyelenggaraan pembelajaran bahasa, dan tes bahasa yang digunakan.
            Bagaimana tes bahasa dapat dibedakan satu dari lainnya, dikupas rinciannya bab (3) Jenis Tes Secara Umum, yang memabahas jenis dan ciri-ciri tes sebagaimana dikenal dan digunakan dalam wacana tentang tes pada umumnya. Kemudian disajikan pada bab (4) Jenis Tes Bahasa, yang membahas tes yang khusus hanya dikenal dan digunakan dalam pembelajaran bahasa. Pembahasan tentang tolak ukur mutu tes dikupas di bab (5) Ciri-ciri Tes yang Baik, dengan bahasan tentang hakekat, jenis, dan cara verifikasinya yang dapat diterapkan pada tes berbagai bidang kajian, termasuk tes bahasa.
            Penerapan berbagai pokok bahasan tentang seluk-beluk tes di Bab 1 sampai dengan bab 5 dilanjutkan dengan bab tentang penerapannya dalam merencanakan dan menyusun tes pada bab (6) Penyusunan Tes, lalu bagaimana skor yang diperoleh sebagai hasil penyelenggaraan tes yang telah disusun itu dibahas pada bab (7) Analisis Hasil Tes, sedangkan bagaimana hasil tes itu diinterpretasikan menjadi hasil akhir berupa nilai akhir, dikupas pada bab (8) Interpretasi Hasil Tes, yang merupakan bab terakhir dari buku ini.
            Dari ulasan ringkasan dan alasan pengarang menulis buku ini bahwa buku ini adalah buku pengayaan pengetahuan jenis IPS dan Humaniora. Ada banyak buku serupa dengan buku ini, salah satu dari buku yang ada di pasaran yaitu buku Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan karangan Suharsimi Arikunto. Perbandingannya, buku ini sama-sama membahas tentang evaluasi, namun cara pembahasan dan isi bahasannya memiliki banyak perbedaan.  Seperti contohnya materi yang disajikan. Buku karangan Suharsimi Arikunto membahas tes secara umum, sedangkan buku Tes Bahasa sendiri membahas tes lebih khusus, yaitu tes bahasa.
            Mengenai  evaluasi, buku ini membahas berbagai masalah yang berkaitan dengan tes bahasa secara lebih rinci dan mendalam. Selain itu buku ini juga dilengkapi dengan contoh-contoh serta  ulasan yang lebih lengkap, tidak ketinggalan berbagai rumus-rumus penghitungan yang banyak digunakan untuk berbagai tes, khususnya tes bahasa. Kemudian bila dilihat secara keseluruhan, isi buku ini tentunya sangat membantu dalam memahami tes bahasa. Tetapi sayang, ada beberapa contoh yang kurang jelas dalam penyajiannya dan hanya berupa tabel atau bagan tanpa keterangan yang jelas dan rinci mengenai tabel dan bagan tersebut.
            Setelah membahas buku ini secara keseluruhan, dapat dinyatakan bahwa buku ini dapat dibaca oleh siapa saja. Terutama adalah pengajar di berbagai jenjang pendidikan, ini karena bahasan buku ini mengulas tentang tes bahasa, yang dibutuhkan pengajar dalam menambah referensi untuk kegiatannya dalam menilai dan mengukur kemampuan bahasa peserta didiknya. Tapi tak hanya bagi pengajar,  mahasiswa bidang pendidikan sekalipun juga memerlukan buku ini untuk bahan rujukan dan tambahan referensi  ketika menyusun tes bahasa.

MIND MAP



RESENSI BUKU "Test Bahasa: Pegangan Bagi Pengajar Bahasa", oleh ANISA LASTARI 3B 2115091103


Ujung Tombak Evaluasi Pembelajaran Bahasa




Judul                 : Test Bahasa: Pegangan Bagi Pengajar Bahasa
Pengarang         : Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono
Tahun Terbit       : 2008
Nama penerbit  : PT Indeks, Jakarta
Tebal Buku        : xiv + 260 halaman
ISBN                : 979-683-881-8

 


           










Dalam proses pembelajaran, salah satu aspek yang juga sangat penting adalah tes. Tes merupakan alat untuk mengukur kemampuan yang bersifat abstrak dan bisa juga digunakan untuk mengukur kemampuan. Maka jelas, proses pembelajaran yang tidak menyertakan tes akan menjadi pembelajaran yang tidak sempurna, karena tes tidak hanya sebagai alat untuk mengukur kemampuan, tapi juga sebaga alat evaluasi. Oleh sebab itu penyelenggaraan tes juga tidak dapat main-main dan perlu dilaksanakan dengan seksama dengan memperhatikan aspek-aspek di dalamnya. Hal-hal ini yang kemudian diangkat oleh Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono, dosen Universitas Negeri Malang dalam bukunya yaitu  Test Bahasa.
            Buku Test Bahasa merupakan buku yang mengulas mengenai tes secara keseluruhan. Soenardi  memulai buku ini dengan menekankan pentingnya evaluasi pembelajaran yang kemudian diterjemahkannya sebagai tes, seperti yang ditulisnya dalam buku ini “Test bahasa adalah salah satu alat yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap sesuatu yang bersifat abstrak, tidak kasat mata, tidak kongkrit, seperti kemampuan berpikir, kemampuan mengingat, serta kemampuan berbicara atau kemampuan menulis kemampuan-kemampuan bahasa yang lain (Soenardi Djiwono 2008: 15)”. Aspek-aspek tes lainnya kemudian dijelaskan dengan lebih mendetail, mulai dari  bab I dan 2 yang menjelaskan latar belakang diselenggarakannya tes dan pendekatan tes bahasa. Lebih lagi,dalam kedua bab ini diuraikan mengenai tes bahasa terkait dengan tujuan dan hasil yang ingin dicapai melalui evaluasi pembelajaran bahasa. Lalu pada bab berikutnya, yaitu bab 3 penulis menjelaskan mengenai tes secara umum. Sedangkan penejelasan pada bab-bab berikutnya lebih terfokus terhadap tes bahasa itu sendiri, seperti jenis-jenis tes bahasa pada bab 4, cirri-ciri tes yang baik pada bab 5, penyusunan tes dalam bab 6, sampai dengan teknik penskoran dan evaluasi untuk tes yang telah diselenggarakan yang terdapat dalam bab 7.
            Sebenarnya buku tes bahasa ini bisa juga digunakan sebagai bahan pertimbangan melaksankan tes secara umum, namun secara keseluruhan buku ini lebih terfokus untuk mengulas tes terhadap kemampuan bahasa, oleh karena itu di dalamnya juga dibahas mengenai pendekatan bahasa.
            Sebagai buku ilmiah buku ini bisa dikategorikan sebagai buku yang baik, karena sistematika penulisan oleh penulis dibuat secara runut, sehingga pembaca dapat memahami tes tidak hanya sebatas pengertiannya namun juga dapat mengaplikasikan teori-teori penyelenggaraan tes yang dikemukakan oleh penulis dalam buku ini.
            Buku ini pun tepat digunakan sebagai “pegangan” bagi guru, khususnya guru bahasa Indonesia, karena akan sangat membantu dalam proses pembelajaran khususnya tahap evaluasi, karena selain guru mengetahui pentingnya tes, guru juga dapat melaksanakan tes dengan prosedur yang benar. Ditambah, buku ini juga membahas membahasa mengenai teknik penskoran, sehingga tes yang dilaksanakan menjadi lebih sempurna karena didukung penskoran yang tepat pula.
            Soenardi menuliskan bermacam-macam teknik penskoran dalam buku ini, sebagai pendukung untuk menekankan pentingnya dua syarat penting yang harus dimiliki oleh tes, yaitu validitas dan reliabilitas. Hal ini memudahkan guru untuk mengevaluasi hasil belajar siswa secara keseluruhan. Kelengkapan buku ini menjadikannya unggul dibandingkan dengan buku sejenis, karena meskipun banyak buku yang mengangkat perihal evaluasi pembelajaran, namun buku ini lebih fokus lagi mengangkat tes sebagai alat yang ampuh menjadi ujung tombak evaluasi pembelajaran tersebut.
            Dari segi penampilan, buku ini sejak awal dapat menarik pembaca, dengan halaman berwarna biru cerah tanpa embel-embel ilustrasi yang ramai, hanya mencantumkan judul buku, dan keterangan pendukung lain, buku ini memliki kesan jauh dari buku yang “ruwet” seperti halnya buku ilmiah kebanyakan. Namun sayangnya, terdapat beberapa kesalahan teknis dalam cetakan, dan pada identitas buku tidak terdapat alamat penerbit, sehingga dapat mengurangi kepercayaan pembaca terhadap reputasi penerbit, padahal sebelumnya Buku Tes Bahasa: Pegangan Bagi Pengajar Bahasa pernah diterbitkan oleh ITB dengan penulis yang sama. Buku tersebut mengalami revisi dan diterbitkan kembali oleh Indeks, Jakarta Namun terlepas dari itu, buku ini memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh buku sejenis, seperti dilampirkannya contoh-contoh dan ilustrasi untuk mendukung materi.


HETY RAHMAWATI (2115091884) Resensi Buku Tes Bahasa : Acuan Jitu Penunjang Evaluasi Pembelajaran


ACUAN JITU PENUNJANG EVALUASI PEMBELAJARAN
Hety Rahmawati

Proses pembelajaran selalu diikutii oleh kegiatan evaluasi yang bertujuan untuk menilai serta mengukur kemampuan peserta didik dalam menangkap semua pelajaran yang telah diberikan padannya. Hal ini dapat dikatakan bahwa evaluasi merupakan penentuan, apakah tujuan yang telah diharapkan dalam pembelajaran melalui materi, metode, serta media yang diterapkan sesuai atau tidak.

 

Judul             :  Tes Bahasa: Pegangan bagi Pengajar Bahasa
Penulis          :  Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono
Tebal             :   xiv + 260 halaman
Penerbit        :  PT. Indeks, Jakarta
Cetakan ke-  :  Pertama, 2008
ISBN              :  979-683-881-8

           
            Evaluasi berkenaan dengan keberhasilan siswa selama memeproleh pengajaran di sekolahnya. Hal ini dapat ditentukan oleh proses pengukuran yang bersifat kuantitatif dengan menggunakan satuan ukur yang berkriteria agar kegiatan menilai menjadi lebih efektif, untuk memperoleh informasi sejauh mana hasil belajar peserta didik atau ketercapaian kompetensi peserta didik. Viviane dan Gilbert de Lansheere (1954) mengatakan bahwa penentuan proses evaluasi salah satunya bisa ditentukan dengan pemberian tes kepada pembelajar atau siswa. Dari teori tersebut dapat dikatakan bahwa tes sangatlah penting dalam melihat ketecapaian tujuan pembelajaran.
            Buku Tes Bahasa: Pegangan bagi Pengajar Bahasa, menjelaskan komponen-komponen tes yang dikaitkan dengan pengajaran bahasanya. Dapat dilihat bahwa buku ini bertemakan pembelajaran, berjenis pengayaan pengetahuan IPS-Humaniora. Buku ini memaparkan tes bahasa ke dalam 7 bab. Bab 1: Evaluasi Kemampuan Bahasa, menjelaskan tentang fungsi bahasa pada umumnya, yang dibedakan menjadi tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan evaluasi hasil pembelajaran. Selain itu penulis menjelaskan tentang penitikberatan objek evaluasi hasil pembelajaran dan konsep evaluasi, yakni kegiatan pengukuran dan alat penilaian berupa tes. Bab 2: Pendekatan Tes Bahasa, menjelaskan tentang pendekatan yang diampu dalam tes bahasa. Dalam pengkajiannya, pendekatan tes bahasa dilakukan dengan kajian linguistic, yang memusatkan perhatiannya pada pengukuran tingkat kemampuan bahasa. Pendekatan ini dibagi menjadi pendekatan diskretm pendekatan integratig, pendekatan pragmatik, dan pendekatan komunikatif. Bab 3: Jenis Tes Secara Umum, menjelaskan tentang jenis tes yang dikenal pada umumnya, yaitu tes objektif dan subjektif, serta tata penskoran dua jenis tes tersebut. Selain hal itu, terdapat pula cara penyusunan tes yang meliputi tes standard an tes buatan guru. Diakhir bab 3, dijelaskan pula tentang tindakan selanjutnya dalam penskoran hasil koreksi yang dilakukan dengan tes acuan norma dan tes acuan kriteria. Bab 4: Jenis Tes Bahasa, menjelaskan tentang jenis tes bahasa secara khusus. Tes bahasa menitikbertakan pada tes bahasa diskret, tes bahasa integratif, tes bahasa paradikmatik, dan tes bahasa komunikatif. Selain itu, tes bahasa pun dilihat dari kemahirannya dalam berbahasa, meliputi tes kemampuan menyimak, tes kekampuan membaca, tes kemampuan menulis, dan tes kemampuan berbicara. Tes selanjutnya yang digunakan yaitu tes pelafalan, tes kosa kata, tes tata bahasa, tes dikte, serta tes close.
            Berbagagai pengertian hingga jenis tes telah dijelaskan dalam bab 1 sampai dengan bab 4. Di bab 5, penulis menjelaskan tentang Ciri-ciri Tes yang Baik. Bab ini menjelaskan tentang penunaian fungsi tes yang baik, agar umpan balik penyelenggara pembelajaran menjadi baik pula. Jenis tes yang baik harus sesuai (valid) dengan kemampuan yang menjadi sasaran tes, serta memberikan hasil yang ajeg dan dapat diandalkan (reliable) dan secara teknis, dapat dilaksanakan tanpa terlalu banyak kesulitan (praktis). Bab 6: Penyusunan Tes, menjelaskan tentang persiapan penyusunan tes secara seksama. Tahapan tersebut dilihat dari penyusunan tes yang meliputi informasi kelembagaan penyelenggaraan tes dan garis besar tes yang akan disusun, serta penulisan petunjuk pengerjaan tes, kunci jawaban, rambu-rambu penskoran, penetapan metode validasi, umpan balik, revisi dan penyusunan seluruh perangkat tes. Bab 7: Analisis Hasil Tes, menjelaskan tentang penskoran pekerjaan tes, pengolahan skor dengan memuat rumus-rumus statistika penunjang pengolahan skor, dan analisa tes secara keseluruhan. Bab terakhir atau bab 8: Interpretasi Hasil Tes, menjelaskan lebih lanjut tentang pengolahan skor mentah menjadi nilai akhir berdasarkan pada Penilaian Acuan Norma (PAN) dan Penilaian Acian Kriteria (PAK).
            Berbagai materi dengan komponen-komponen yang detail telah dijelaskan dengan baik oleh penulis, yaitu Prof. Dr. Soenardi Djiwandono, seorang dosen Universitas Negeri Malang. Sonardi menjelaskan bahwa buku ini merupakan pengembangan dari buku yang telah ditulis sebelumnya, berjudul Tes Bahasa dalam Pengajaran tahun 1996. Soenardi menulis buku ini dengan upaya untuk menyediakan buku tes pembelajaran, khususnya pembelajaran bahasa yang dapat digunakan sebagai pegangan bagi pengajar bahasa maupun calon pengajar bahasa sebagai bahan rujukan dan pembekalan. Soenardi juga menjelaskan, dalam penulisan buku ini dipicu oleh kesadaran bahwa hingga dewasa ini belum cukup tersedia buku pegangan tes bahasa yang merupakan bagian dari kurikulum pembelajaran bahasa, dimaksudkan untuk melengkapi ketersediaan buku rujukan bidang tes bahasa yang hingga dewasa ini umumnya masih ditulis dalam bahasa asing.
            Secara keseluruhan, buku ini memang perlu digunakan dalam lingkungan akademik. Buku ini termasuk ke dalam buku pendidikan, berjenis buku IPS dan humaniora. Sebagaimana telah dijelaskan Soenardi, buku ini dipakai oleh para pengajar bahasa untuk mendalami hal-hal yang berkenaan dengan tes. Jika dibandingkan dengan buku sebelumnya, yaitu buku Tes Bahasa dalam Pengajaran, buku ini mencakup lebih lengkap dan detail mengenai tes pada umumnya dan tes bahasa pada khususnya. Kupasan mengenai berbagai masalah yang disajikan pun lebih rinci dan mendalam. Berbeda jika buku ini dibandingan dengan buku Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan karya Prof. Dr. Suharsimi Arikunto. Keduanya merupakan buku yang sama-sama mengkaji tentang komponen evaluasi pembelajaran dan kaitannya dengan tes. Hanya saja, buku karangan Suharsimi Arikunto menjelaskan hal tersebut secara luas dan umum disertai penyantuman teori kognitif Taksonomi Bloom, sedangkan buku Soenardi cakupannya dapat menjadi umum maupun khusus, yaitu tentang tes bahasa.
            Ada beberapa hal menarik yang terdapat dalam buku ini. melalui bab perbab, Soenardi menjelaskannya dengan detail, disertai dengan pemberian contoh contoh yang lengkap, yaitu disertai rumus-rumus, bagan, dan ilustrasi, yang secara langsung dapat mempermudah pembaca tentang apa yang telah dijelaskan. Di akhir bab pun, Soenardi meberikan ringkasan mengenai butir-butir intisari, diikuti pendalaman materi berupa pertanyaan-pertanyaan yang memuat hal-hal yang berkaitan dengan isi bab tersebut. Hal itu pula merupakan fasilitas pemahaman isi buku yang digunakan pula untuk memperkaya wawasan dalam berdiskusi. Secara penampilan, desain sampul buku menarik dengan dominasi warna biru. Sistematika yang tersusun pun baik dan harmonis. Penjelasan tiap bab mengandung hubungan dengan bab-bab yang telah dijelaskan sebelumnya. Hal ini dapat mendorong pembaca untuk berpikir kritis dan berpikir sistematis dalam merangkaikan hal-hal yang berhubungan tersebut. Kalimat demi kalimat diutarakan dengan baik, paragrafnya pun berkoheren dan diksi yang digunakan dapat dimengerti oleh pembaca. Beberapa istilah asing yang terdapat di buku ini pun dijelaskan kembali ke dalam bahasa Indonesia untuk mempermudah pemahaman pembaca.
            Sayangnya buku ini tidak menampilkan detail tentang biografi penulis. Padahal dalam sebuah buku, penyantuman biografi penulis sangatlah penting untuk meyakinkan pembaca bahwa penulis bukanlah orang sembarangan yang menulis buku. Buku ini pun tidak menyantumkan alamat penerbit. Bahasa yang digunakan baik, tetapi ada beberapa kata yang absurd dan tidak dimengerti karena memiliki makna yang ganda. Terdapat pula kesalahan penyuntingan, yakni masih terdapat beberapa ejaan yang terbalik.
Namun secara keseluruhan, buku ini merupakan buku yang tepat dijadikan referensi atau bahan rujukan untuk mengetahui seluk beluk tes serta pengolahannya. Selain itu pula efektif bagi pengajar maupun calon pengajar dalam memberikan evaluasi terhadap peserta didik. Selamat membaca, semoga bermanfaat!





RESENSI BUKU TES BAHASA; PEGANGAN BAGI PENGAJAR BAHASA


Raden Firda Siti Humaeroh (2115091875): TES BAHASA DALAM  EVALUASI PEMBELAJARAN

Judul              : Tes Bahasa
Penulis          : Prof. Dr.M. Soenardi Djiwandono
Penerbit        : PT Indeks Jakarta
Tahun Terbit : 2008, Cetakan Pertama
ISBN              : 979-683-881-1
Tebal buku    : 276 halaman

            Dalam dunia pendidikan kegiatan evaluasi sangat penting dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh siswa telah menguasai meteri dan kemampuan apa yang dimiliki oleh siswa. Selain itu evaluasi juga membantu guru untuk mengetahui daya tangkap dan kesulitan yang dihadapi siswa. Evaluasi dapat dilakukan dengan melakukan tes. Tes yang dilakukan oleh guru haruslah sesuai dengan tujuan dari pelaksanaan tes tersebut.
Karenanya, Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono membuat buku yang berjudul “Tes Bahasa” dengan tujuan membantu pengajar dalam melaksanakan tes, terutama dalam bidang bahasa. Berdasarkan jenisnya, buku tes bahasa tersebut termasuk ke dalam buku pengayaan kepribadian non fiksi.
Buku tes bahasa membahas mengenai pelaksanaan tes yang baik dan sesuai dengan tujuan dilaksanakannya tes. Buku tersebut juga membahas mengenai fungsi dari pelaksanaan tes bahasa dan jenis-jenis tes, juga bagaimana cara melakukan penilaian terhadap tes tersebut.
Buku tersebut sangat membantu pembaca terutama para guru ataupun pengajar dalam melaksanakan tes, terutama guru bidang bahasa. Karena dalam buku tersebut disajikan berbagai contoh tabel mengenai pelaksanaan dan penilaian tes. Bahasa yang digunakan pun mudah dimengerti, walaupun tidak sedikit istilah asing yang disajikan, tetapi istilah asing tersebut dijelaskan dengan baik dalam buku tes bahasa tersebut.  Sayangnya, buku tersebut tidak dilengkapi dengan Taksonomi Bloom yang dibutuhkan dalam melaksanakan tes. Dalam penulisannya pun masih terdapat kata yang tercetak dengan salah, inilah yang menjadi kekurangan bagi buku tersebut.
Secara keseluruhan buku tes bahasa tersebut sudah dapat dikatakan baik, karena buku tersebut sangat membantu guru dalam melaksanakan tes. Dan disarankan kepada para guru maupun pengajar untuk membaca buku Tes Bahasa karya Prof. Dr.M. Soenardi Djiwandono sebagai bahan acuan dalam melaksanakan tes, terutama tes bahasa.

MINDMAP

RESENSI BUKU TES BAHASA; PEGANGAN BAGI PENGAJAR BAHASA KARYA PROF. DR. M. SOENARDI DJIWANDONO


SELUK BELUK TES BAHASA BAGI PENGAJAR
Oleh Ratih Sukmaning Tyas


Tes Bahasa.jpg

IDENTITAS BUKU

·      JUDUL          : Tes Bahasa; Pegangan Bagi Pengajar Bahasa
·      PENULIS      : Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono
·      PENERBIT   : Indeks, Jakarta. Cetakan pertama, 2008
·      ISBN              : 979-683-881-1
·      TEBAL        : xiv + 260 halaman

Dalam proses pengajaran, tes merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui tercapai atau tidaknya suatu standar kompetensi yang telah dipelajari oleh siswa di setiap pembelajaran. Hal tersebut senada dengan pendapat ahli yang mengatakan bahwa tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana, dengan cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan (Suharsimi Arikunto, 2009). Melalui tes, guru akan mengetahui apakah proses belajar mengajar yang dilakukan sudah berhasil atau belum sama sekali. Pengetahuan guru tentang tercapainya sebuah kompetensi adalah melalui penilaian terhadap tes tersebut.
            Dalam proses penilaian diperlukan tes bermutu yang digunakan untuk mengetahui tercapai atau tidaknya suatu kompetensi yang telah ditetapkan, khususnya kompetensi bahasa. Buku Tes Bahasa; Pegangan Bagi Pengajar Bahasa yang ditulis oleh seorang dosen Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono, membahas mengenai seluk beluk tes bagi pengajar, khususnya pengajar bahasa. Latar belakang penulisan buku tersebut adalah untuk menyajikan sebuah referensi atau rujukan yang dapat digunakan pengajar bahasa sebagai pegangan bagi kompetensi profesionalnya. Hal tersebut dilakukan agar pengajar bahasa mampu menguasai bidang kajian bahasa dan menciptakan suatu pembelajaran bahasa yang berkualitas melalui tes yang baik. Suatu pembelajaran yang berkualitas adalah kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki oleh pengajar agar mampu memberikan suatu penilaian yang adil dan akurat. Selain itu, buku ini dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi mahasiswa jenjang strata satu dan sebagai buku review bagi mahasiswa jenjang magister.
            Buku ini membahas mengenai evaluasi kemampuan bahasa yang dituangkan ke dalam sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui tingkat ketercapaian suatu pembelajaran bahasa berdasarkan sasaran kemampuan bahasa seperti menyimak, berbicara, membaca dan menulis serta kemampuan kajian bahasa seperti fonologi, kosa kata dan tata bahasa. Selain hal tersebut, buku ini pun membahas mengenai jenis tes secara umum dan jenis tes yang digunakan dalam pengajaran bahasa yang disusun berdasarkan berbagai pendekatan tes bahasa, yaitu pendekatan diskret, integratif, pragmatik dan komunikatif. Penulis pun mengulas mengenai ciri-ciri tes yang baik, meliputi validitas tes dan realibilitas tes serta penyusunan tes yang disusun sesuai prosedur. Pada bab selanjutnya, penulis membahas mengenai analisis hasil tes yang mengulas mengenai pengolahan skor hasil tes berdasarkan rumus-rumus yang disajikan dan analisis butir tes berdasarkan tingkat kesulitannya. Pada bagian akhir diulas mengenai penilaian dan interpretasi hasil tes yang dibagi atas penilaian acuan norma dan penilaian acuan kriteria.
            Buku Tes Bahasa: Pegangan Bagi Pengajar Bahasa merupakan buku yang pernah diterbitkan oleh ITB dengan penulis yang sama. Buku tersebut mengalami revisi dan diterbitkan kembali oleh Indeks, Jakarta. Buku ini merupakan buku non fiksi yang berisi seluk beluk tes bahasa dan merupakan buku pengayaan bagi pengajar maupun calon pengajar bahasa. Salah satu buku yang mengulas mengenai seluk beluk tes adalah Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan yang ditulis oleh Suharsimi Arikunto. Kedua buku tersebut sama-sama membahas mengenai evaluasi pengajaran melalui tes yang baik sebagai alat untuk mecapai standar kompetensi beserta cara menganalisis atau mengolah hasil skor tes tersebut. Perbedaan keduanya terletak pada sasaran, karena buku Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono dikhususkan untuk pengajar bahasa dalam menyusun dan mengolah tes, sedangkan buku Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan lebih bersifat umum bagi setiap disiplin ilmu.
            Dalam penyajiannya, buku ini sangatlah sistematis. Aspek-aspek mengenai seluk beluk tes disajikan sesuai berdasarkan urutannya. Ulasan mengenai topik bahasan buku tersebut, diperkuat dengan penyajian daftar tabel, bagan, rumus, gambar serta contoh-contoh setiap jenis tes yang disajikan secara jelas dan memberikan kemudahan bagi pembaca dalam memahami isi buku tersebut. Selain itu, di setiap bab dilengkapi dengan ringkasan yang sangat bermanfaat serta adanya pertanyaan diskusi yang bisa digunakan sebagai alat untuk memperdalam pemahaman isi buku tersebut. Buku dengan tebal 260 halaman ini sangat membantu para pengajar maupun calon pengajar bahasa sebagai referensi bagi pembuatan dan penilaian tes bahasa.

            Tak ada gading yang tak retak, begitu pula dengan buku ini. Disamping kelebihan yang terdapat dalam penyajian materi, terdapat beberapa kesalahan pengetikan yang bersifat teknis sehingga sangat mengurangi nilai buku. Selain itu, buku tersebut tidak membahas mengenai materi Taksonomi Bloom yang mengulas tentang jenjang tingkatan ranah kognitif, afektif dan psikomotorik dalam penyusunan tes berdasarkan kata kerja operasional (KKO). Pembahasan Taksonomi Bloom dapat dilihat pada buku sejenisnya, yaitu Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan yang ditulis oleh Suharsimi Arikunto.  Padahal, pembahasan tentang Taksonomi Bloom dinilai sangat penting bagi pengajar maupun calon pengajar untuk menyusun sebuah tes berdasarkan tingkat kesulitannya.
            Terlepas dari kekuarangan mengenai pembahasan Taksonomi Bloom, buku yang diterbitkan pada tahun 2008 ini, sangatlah menunjang dan memiliki kualitas yang baik sebagai pegangan bagi pengajar maupun calon pengajar bahasa yang masih menempuh jejang strata satu. Buku ini dapat memberikan penggambaran dan penjelasan yang sangat sistematis dan mudah dipahami oleh pembacanya. Oleh karena itu, buku Tes Bahasa; Pengangan Bagi Pengajar Bahasa dapat dijadikan buku referensi bagi tuntutan profesionalitas seorang pengajar maupun calon pengajar bahasa. 

 MINDMAP RESENSI