Kamis, 29 Desember 2011

JURNAL ILMIAH - RACHMA PUTRI RAHAYU - Pengaruh Strategi Practice Rehearsal Pairs Terhadap Kemampuan Menulis Laporan Pengamatan Siswa Kelas VIII SMPN 77 Jakarta Pusat Karya Uswatun Khasanah

Mind Map Jurnal Skripsi
Pengaruh Strategi Practice Rehearsal Pairs Terhadap
Kemampuan Menulis Laporan Pengamatan Siswa Kelas VIII SMPN 77 Jakarta Pusat Karya Uswatun Khasanah





Pengaruh Strategi Practice Rehearsal Pairs Terhadap
Kemampuan Menulis Laporan Pengamatan Siswa Kelas VIII SMPN 77 Jakarta Pusat
Karya Uswatun Khasanah

Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi practice rehearsal pairs terhadap kemampuan menulis laporan pengamatan siswa kelas VIII SMPN 77 Jakarta Pusat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen dengan fokus strategi pembelajaran practice rehearsal pairs dan objek kemampuan menulis laporan pengamatan. Berdasarkan hasil analisis, thitung lebih besar daripada ttabel, berarti Ho ditolak dan Hi diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengaruh strategi practice rehearsal pairs terhadap kemampuan menulis laporan pengamatan siswa kelas VIII SMPN 77 Jakarta Pusat
        


1.   Pendahuluan
Latar Belakang
         Menulis merupakan kemampuan berbahasa, selain menyimak, berbicara dan membaca. Melalui menulis, kita dapat berkomunikasi dengan orang lain secara tidak langsung, yakni antara penulis dan pembaca. Selain itu, dapat pula mengeksperesikan berbagai perasaan, ide, gagasan, melalui menulis. Secara tersirat, dengan menulis akan membantu menginformasikan suatu hal atau masalah kepada orang lain.
         Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa SMP adalah kemampuan menulis laporan. Berdasarkan kompetensi yang harus dicapai, pembelajaran menulis laporan terbagi menjadi dua jenis, yaitu laporan perjalanan dan laporan pengamatan.
         Standar kompetensi yang berkaitan dengan menulis laporan adalah menggunakan informasi dalam bentuk laporan, surat dinas, dan petunjuk. Kompetensi dasarnya terbagi menjadi tiga, yakni: (1) menulis dengan bahasa yang baik dan benar, (2) menulis surat dinas berkenaan dengan kegiatan sekolah dengan sistematika yang tepat dan bahasa yang baku, (3) menulis petunjuk melakukan sesuatu dengan urutan yang tepat    dan menggunakan bahasa yang efektif.
          Penelitian ini mengambil jenis laporan pengamatan karena siswa masih mengalami kesulitan dalam penulisan laporan pengamatan, hal tersebut berdasarkan pengamatan yang dilakukan di SMPN 77 Jakarta Pusat. Penelitian ini memberi alternatif dalam pembelajaran menulis laporan pengamatan di sekolah. Sebuah strategi pembelajaran yang diharapkan dapat membantu guru dalam memvariasikan strategi pembelajaran menulis kepada siswanya, khususnya menulis laporan pengamatan.
         Penelitian ini menawarkan sebuah strategi yang mampu membantu kesulitan siswa dalam mengembangkan kemampuan menulis laporan pengamatan. Sebuah strategi pembelajaran yang menuntut siswa aktif dengan teman sebaya dalam mendemonstrasikan sebuah informasi secara berpasangan. Kegiatan mendemonstrasikan membuat siswa saling berbagi pikiran dan pengalaman yang berkaitan dengan suatu hal.
         Perencanaan strategi tersebut terangkum dalam strategi practice rehearsal pairs, yakni strategi pembelajaran aktif yang menuntut siswa lebih berkontribusi dalam proses belajar mengajar di kelas. Strategi yang menitikberatkan kepada aktivitas siswa dalam memperoleh pelajaran. Siswa diarahkan pada pembelajaran berupa latihan praktik berpasangan dengan teman sebayanya dalam memahami informasi tentang suatu materi melalui kegiatan demonstrasi. Diharapkan siswa mendapatkan pelajaran tidak hanya melalui guru tetapi melalui teman sebayanya.

Tujuan
         Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi practice rehearsal pairs terhadap kemampuan menulis laporan pengamatan siswa kelas VIII SMPN 77 Jakarta Pusat.

2.   Metode Penelitian
         Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dimaksudkan untuk melihat apakah kemampuan menulis laporan pengamatan siswa dengan menggunakan strategi practice rehearsal pairs dengan siswa yang tidak menggunakan practice rehearsal pairs meghasilkan nilai yang bebeda. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini digambarkan desain control group pretest dan postest.
Cara Pengambilan Data
         Pengambilan data dilaksanakan di kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pemberian perlakuan dengan menggunakan strategi practice rehearsal pairs pada kelas eksperimen diharapkan dapat berdampak positif pada kemampuan laporan pengamatan. Kemudian data yang didapat dari hasil tes kemampuan menulis laporan pengamatan pada kelas eksperimen tersebut akan diteliti untuk dibandingkan dengan data dari kelas kontrol yang tidak menggunakan strategi practice rehearsal pairs.

3.   Hasil dan Pembahasan
         Dari hasil perhitungan data penelitian, dapat dilihat hasil menulis laporan pengamatan siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi practice rehearsal pairs lebih baik daripada siswa yang tidak diajarkan dengan strategi tersebut. Hal ini diketahui dari rentangan skor dan perhitungan nilai pretes dan postes yang diperoleh dari dua kelompok yang menjadi sampel penelitian ini.
         Rentangan nilai menulis laporan pengamatan pada kelas eksperimen saat prates antara 28-58 dan mencapai nilai rata-rata 42, sedangkan rentangan nilai menulis laporan pengamatan saat postes antara 58-91 dan mencapai nilai rata-rata 75,67. Berdasarkan nilai rata-rata pada prates dan postes, kelas eksperimen mengalami kenaikan nilai sebesar 33,83 angka sedangkan kelas kontrol mengalami kenaikan sebesar 19,63 angka.
         Dapat dikatakan bahwa hasil belajar menulis laporan pengamatan siswa pada kelas eksperimen sudah baik. mereka telah dapat menulis laporan pengamatan dengan beberapa kriteria yang sudah ditentukan. Siswa kelas eksperimen umumnya mampu menuliskan laporan pengamatan dengan baik dan cukup mampu memperkaya tulisan dengan sumber data yang lebih banyak dibandingkan saat pretes. Hal ini menunjukkan telah ada perkembangan pada kemampuan siswa dalam menulis laporan pengamatan. 

2 komentar:

KEBULAN mengatakan...

Secara keseluruhan dapat saya katakan bahwa mindmap yang dibuat oleh Rachma sudah sesuai dengan pengembangannya. Namun ada satu yang kurang, Rachma tidak mencantumkan sumber rujukan/daftar pustaka.
Rchma juga tidak membuat abstrak pada tulisannya.
Terlepas dari itu, argumen yang telah dibuat Rachma cukup ringkas namun tetap dapat ditangkap intisarinya secara jelas dan terstruktur.
Terima kasih.

[FIFY FILDZAH HABIBAH (2115091110)
KELAS 3-B
JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA-FBS-UNJ]

KEBULAN mengatakan...

Hilda Septiani (2115090050)

Jurnal ilmiah yang dibuat oleh Rachma secara keseluruhan dapat dikatakan baik. pengembangan dan mindmap yang dibuat penulis sudah sesuai. Namun dalam menulis abstrak, Rachma terlalu singkat, dan tidak menyampaikan data skripsi yang menjadi rujukan.
namun secara keseluruhan pengembangan yang dibuat baik. Terima kasih.